Rabu, 18 November 2009

Mengapa Kau Pergi ??

Mengapa kau pergi ??
Tidak bisakah Kau disini menemaniku ?

Mengapa kau pergi ??
Tidak bisakah kau tetap disisiku ?

Mengapa kau pergi ??
Terlalu pentingkah yang kau cari dibanding aku?

Mengapa kau pergi ??
Sekali lagi…..Mengapa kau pergi ??

Itu adalah pertanyaanmu untukku
Tersirat...tanpa air mata...dalam sorot yang redup
Hanya tatapan matamu dan getar hatimu yang kurasa di nadiku
Sungguh...aku tak kuasa menahannya...

Apakah itu artinya kau begitu kehilanganku ?

Tapi kau tahu ...aku tidak pernah meninggalkanmu
Aku hanya harus menggenapi legenda hidupku
Yang telah dibukakan jalannya oleh Sang Maha

Separuh hidupku ...kutautkan untukmu
Aku rela mengabdikan hidupku untuk kebahagianmu
Kutanggalkan semua yang menjadi kehendakku, keinginanku dan harapanku
Agar kau tersenyum bahagia

Sampai kini pun aku selalu berdoa dan berupaya untuk kebahagiaanmu
Tapi ...telah kuterima kunci syurga-ku
Dia telah mengulurkannya dan aku menyambutnya
Dalam ridhoMu....dan restumu...Insya Allah

Aku harus membuka pintunya
Dan menapaki jalannya
Beribadah di dalamnya
Untuk menggapai syurga-ku

Ibu....maafkan aku harus meninggalkanmu
Ibu ...maafkan aku harus pergi jauh
Di jalan ini aku harus menjalani
Di tempat ini aku harus mengabdi

Tidak mengurangi cintaku padamu
Tidak mengurangi pengabdianku padamu

Kusebut namamu dalam doaku
Kuharap kau pun menyebut namaku di dalam doamu
Hanya pada Allah aku menitipkanmu
Untuk kebaikanmu...dan kunci syurga-mu


Banjarmasin, 22 Maret 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar